One Day Trip Busan–Daegu: Liburan Keluarga Hemat
naturesmartcities.com – Liburan keluarga ke Korea Selatan tidak harus selalu menginap lama di satu kota. Dari Daegu, kamu bisa menikmati satu hari penuh di Busan dengan biaya sekitar Rp 1,5 juta per orang, sudah mencakup transportasi, makan, serta masuk beberapa destinasi populer. Model perjalanan singkat seperti ini cocok untuk keluarga yang ingin mencicipi suasana kota pesisir tanpa perlu repot pindah hotel, apalagi jika membawa anak.
Saya akan mengajak kamu menyusun itinerary one day trip Busan dari Daegu yang ramah keluarga, menyeimbangkan wisata alam, budaya, serta kuliner. Fokusnya bukan sekadar berpindah tempat, tetapi merangkai pengalaman hangat bersama keluarga, dari naik kereta pagi, bermain di tepi laut, hingga menutup hari dengan makan malam santai sebelum kembali ke Daegu.
Table of Contents
ToggleGambaran Umum One Day Trip Busan dari Daegu
Sebelum menyusun detail itinerary, penting memahami alur pergerakan keluarga selama satu hari penuh. Kunci sukses day trip ialah manajemen waktu dan stamina. Terlalu banyak tempat justru membuat semua orang lelah. Untuk perjalanan keluarga, empat destinasi populer cukup ideal: satu area pantai, satu spot ikonik untuk foto, satu area belanja ringan, lalu satu tempat makan nyaman. Pendekatan tersebut membantu orang tua mengawasi anak dengan tenang sekaligus tetap menikmati suasana Busan.
Dari Daegu ke Busan, opsi transportasi utama ialah KTX, SRT, atau kereta biasa. Untuk keluarga, saya cenderung memilih KTX karena waktu tempuh sekitar 50 menit terasa jauh lebih bersahabat, terutama bila membawa balita. Harga tiket pulang pergi per orang berkisar 60.000–80.000 won untuk kelas standar, tetapi bisa lebih hemat bila memanfaatkan kartu diskon turis atau pembelian bundling. Sisanya dialokasikan ke ongkos metro, makan keluarga, serta tiket masuk atraksi.
Dengan bujet sekitar Rp 1,5 juta per orang, struktur kasarnya bisa seperti ini: 40% untuk transportasi, 30% untuk makan, 20% untuk tiket atraksi, 10% cadangan. Angka tersebut tentu fleksibel, tergantung gaya liburan keluarga. Bila keluarga suka kuliner, kamu bisa menekan tiket masuk berbayar dan lebih banyak menjelajah area gratis. Sebaliknya, jika anak tertarik aquarium besar atau museum, sebagian dana makan bisa dialihkan ke tiket atraksi keluarga.
Rute Pagi: Berangkat dari Daegu Menuju Pantai Busan
Start ideal untuk keluarga ialah kereta pagi sekitar pukul 07.00–08.00 dari Daegu Station ke Busan Station. Pastikan semua tiket sudah terbeli online sehari sebelumnya sehingga kamu tidak panik antre dengan bawaan keluarga. Sarapan ringan bisa disiapkan sejak dari penginapan Daegu: roti, buah, susu, atau snack favorit anak. Perjalanan kurang dari satu jam memberi waktu orang tua mengatur rencana, sambil anak menikmati pemandangan luar jendela.
Dari Busan Station, lanjutkan naik metro menuju area pantai. Untuk keluarga, Haeundae atau Gwangalli menjadi pilihan aman. Saya pribadi lebih menyarankan Haeundae bila ini kunjungan perdana, karena fasilitas publik, toilet, dan jalur pedestrian tertata rapi. Turun di Haeundae Station, keluarga bisa berjalan santai menuju pantai sambil menikmati suasana kota pelabuhan. Waktu terbaik untuk tiba sekitar pukul 09.30–10.00, udara masih sejuk, pasir belum terlalu ramai.
Setibanya di pantai, jangan buru-buru mengejar spot foto populer. Beri waktu keluarga untuk adaptasi: anak bermain pasir, orang dewasa duduk di tepi sambil menikmati kopi. Nuansa liburan keluarga terasa justru saat ritme melambat. Jika musim panas, siapkan topi, krim tabir surya, serta baju ganti. Biarkan anak puas bermain maksimal satu hingga dua jam, cukup untuk bahagia tanpa kelelahan berlebihan. Pengalaman sensori pasir, angin, dan suara ombak memberi kenangan kuat, sering kali lebih berharga dari sekadar foto instagramable.
Siang Hari: Kuliner Keluarga dan Ikon Terkenal Busan
Menjelang tengah hari, saat matahari mulai terik, ajak keluarga bergeser menuju area kuliner sekitar pantai. Di sekitar Haeundae, banyak restoran menyajikan seafood segar, sup hangat, hingga hidangan ramah anak seperti tteokbokki lembut, kimbap, atau ayam goreng. Untuk keluarga, pilih tempat makan yang memiliki kursi anak, ruang cukup luas, serta menu bergambar. Hal kecil tersebut mengurangi stres orang tua saat memesan, terutama bila belum terbiasa membaca tulisan Korea.
Dari sisi bujet, satu kali makan besar keluarga biasanya menghabiskan sekitar 10.000–15.000 won per orang, tergantung menu. Agar tetap di kisaran Rp 1,5 juta per orang untuk total perjalanan, usahakan makan siang tidak terlalu mewah. Pilih satu hidangan seafood spesial untuk dibagi, lalu tambahkan beberapa menu sederhana. Anak biasanya lebih nyaman dengan rasa tidak terlalu pedas, jadi informasikan kepada pelayan bahwa makanan dibuat mild. Bagi saya, momen makan siang seperti ini ruang penting untuk mendengarkan komentar jujur anak serta pasangan tentang perjalanan sejauh itu.
Sesudah makan, saat energi mulai pulih, waktunya mengunjungi ikon Busan. Bagi banyak keluarga, pilihan menarik ialah Gamcheon Culture Village. Warna-warni rumah berundak, mural kreatif, serta kafe tersembunyi memberi nuansa petualangan urban ringan. Dari Haeundae, keluarga perlu kombinasi metro dan bus untuk mencapai Gamcheon. Pastikan anak sudah istirahat cukup, karena area ini memiliki cukup banyak tanjakan. Bagi keluarga yang membawa stroller, siapkan mental bahwa sebagian jalan tidak terlalu stroller-friendly, meski pemandangan sepadan dengan usaha.
Sore ke Malam: Belanja Ringan dan Kembali ke Daegu
Menjelang sore, setelah puas menjelajah Gamcheon dan berfoto, arahkan keluarga ke area belanja santai seperti Nampo atau Seomyeon. Di sana, kamu bisa menikmati street food, belanja oleh-oleh kecil, serta mencari spot duduk untuk melepas lelah. Bagi keluarga, fokus belanja sebaiknya bukan barang mahal, tetapi benda kecil simbolis: magnet kulkas, postcard, atau snack lokal. Usahakan sudah selesai makan malam sekitar pukul 19.00, agar memiliki cukup waktu kembali ke Busan Station. Pilih kereta malam yang memberi jeda nyaman, sehingga anak bisa tertidur di perjalanan pulang ke Daegu. Sesampainya di penginapan, luangkan beberapa menit merekap momen favorit hari itu; refleksi singkat seperti ini membantu setiap anggota keluarga merasa dilihat serta dihargai.
Estimasi Bujet dan Tips Hemat untuk Keluarga
Agar gambaran day trip lebih konkret, mari membedah kisaran bujet Rp 1,5 juta per orang. Asumsi kurs bisa berubah, tetapi struktur tetap relevan. Transportasi KTX pulang pergi dari Daegu ke Busan sekitar 70.000 won, metro dan bus sepanjang hari mungkin 7.000–10.000 won. Makan dua kali plus snack sekitar 30.000–40.000 won per orang. Tiket atraksi berbayar, jika memilih aquarium besar atau pengalaman khusus, sekitar 25.000–35.000 won. Masih ada sisa kecil untuk suvenir ringan, serta cadangan darurat.
Untuk keluarga, strategi hemat tidak sekadar menekan pengeluaran, tetapi menata prioritas. Misalnya, bila anak lebih suka bermain pasir lama di pantai, kamu bisa melewati aquarium besar dan mengalokasikan dana ke makan malam sedikit lebih spesial. Atau, bila keluarga penggemar fotografi, bisa fokus pada area gratis namun fotogenik seperti jembatan, skywalk, serta desa budaya. Saya pribadi lebih suka mengurangi belanja barang dan memperbanyak pengalaman rasa, suara, serta percakapan yang muncul selama perjalanan.
Beberapa trik praktis untuk keluarga: bawa botol minum isi ulang agar tidak terus membeli air kemasan, siapkan snack favorit anak dari Daegu supaya tidak selalu jajan di minimarket, dan gunakan kartu transportasi terisi penuh sejak awal. Pertimbangkan juga membeli paket day pass metro bila jadwal cukup padat berpindah area. Satu lagi, buat kesepakatan kecil bersama anak mengenai batas belanja oleh-oleh, sehingga mereka tidak kecewa ketika permintaan tertentu tidak terpenuhi. Transparansi sederhana seperti ini mengurangi drama di tengah jalan.
Menyesuaikan Itinerary dengan Karakter Keluarga
Satu hal sering terlupa ketika menyalin itinerary dari internet: setiap keluarga punya ritme dan prioritas berbeda. Ada keluarga petualang yang sanggup berjalan belasan ribu langkah, ada juga yang lebih nyaman duduk di kafe mengamati kota. Menurut saya, tugas utama orang tua ialah menyesuaikan rute Busan bukan dengan tren media sosial, tetapi dengan kondisi nyata anggota keluarga. Bila ada lansia, pilih lebih banyak destinasi mudah dijangkau lift atau eskalator. Bila anak mudah bosan, sisipkan spot bermain bebas di tengah agenda.
Selain itu, fleksibilitas perlu dijaga. Itinerary ideal one day trip Busan dari Daegu mungkin berisi empat destinasi, tetapi bukan kegagalan besar bila akhirnya hanya tiga lokasi tercapai. Kualitas interaksi keluarga jauh lebih penting dibanding banyaknya titik foto. Saya percaya momen saling menertawakan diri saat tersasar di stasiun, atau berbagi payung saat hujan mendadak turun, sering kali lebih melekat di ingatan daripada landmark terkenal. Jadi jangan takut mengurangi agenda bila tubuh mulai protes.
Peran tiap anggota keluarga juga bisa memengaruhi suasana. Misalnya, tugaskan anak remaja bertanggung jawab memantau jadwal kereta lewat aplikasi, sementara pasangan mengurus peta metro offline. Suami atau istri lain bisa fokus menjaga ritme makan dan istirahat. Dengan membagi peran, semua merasa terlibat, bukan sekadar mengikuti. Ketika perjalanan selesai, rasa memiliki terhadap kenangan bersama menjadi lebih kuat, karena semua ikut berkontribusi.
Penutup: Mengoleksi Waktu, Bukan Hanya Tempat
Pada akhirnya, one day trip Busan dari Daegu dengan bujet sekitar Rp 1,5 juta per orang bukan sekadar proyek logistik. Ini soal bagaimana keluarga memilih menginvestasikan satu hari penuh untuk bersama, jauh dari rutinitas. Pantai, desa budaya, kuliner, dan jalanan ramai Busan hanyalah latar panggung bagi percakapan kecil, tawa lepas, bahkan kelelahan yang dibagi. Saat pulang ke Daegu di kereta malam, mungkin tubuh terasa penat, tetapi hati sering kali justru terasa lebih dekat. Di titik itu, kita sadar bahwa tujuan utama perjalanan keluarga bukan menaklukkan daftar destinasi, melainkan mengoleksi waktu bersama yang suatu saat akan kita ceritakan kembali dengan senyum reflektif.
Anda Mungkin Suka Juga
5 Destinasi Ramah Anak di Cianjur untuk Libur Akhir Tahun
Desember 18, 2025
Itinerary Hemat ke Warung Tengkleng Gajah Sleman
Desember 14, 2025